Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts
Gowes cantik
November 15, 2017
![]() |
| saya dengan EL |
Gowes, siapa yang nggak pernah?
Kali ini, saya akan memberikan tips gowes cantik. Apa itu gowes cantik? istilah ini saya ambil dari kumpulan bahasa jawa. Bagi saya Cantik adalah :
C : CermatA : Ati-atiN : NarimoT : Tegen
I : Ingsun
K : Kuasa
apa maksudnya?
- Cermat
Cermat adalah Teliti sebelum dan saat melakukan sesuatu. Cermat itu penting, misalnya kita mau gowes hal yang paling utama harus kita lakukan adalah meneliti sepeda kita apakah layak atau tidak. Misalnya jika kita ada rencana gowes jarak jauh Jakarta - Semarang yang bisa menempuh jarak 460-500 km dengan perkiraan waktu dengan kecepatan normal 130-150 km/hari ini akan menempuh minimal 3 hari. Sudah siapkah sepeda kita? bannya gimana? remnya gimana? tas panniernya gimana? lampu senternya gimana dll.
Bukan hanya pada sepeda, kita juga harus cermat pada diri kita sendiri. Cermat yang bagaimana? cermat yang jujur akan kemampuan diri kita saat itu. Kita ada rencana gowes Jakarta - Semarang tapi kita baru sembuh dari sakit, apa kita tetap harus pergi?
- Ati-ati
Setelah kita cermat dengan sepedanya, peralatannya dan diri kita sendiri, dalam sebuah kegiatan gowes perlu adanya ke ati-atian. Ini sangat penting, karena tidak akan sampai kita pada satu tempat jika kita tidak mampu untuk berhati-hati.
![]() |
| Ban pecah/bocor |
- Narima
Narima atau narimo dalam bahasa Indonesia adalah Menerima. Narima yang saya maksud adalah siap menerima apapun yang terjadi di sebuah perjalanan. Gowes adalah perjalanan yang sangat tidak bisa diprediksi. Kita bisa mencoba membuat sebuah rencana untuk sebuah perjalanan yang indah, namun apa yang terjadi belum tentu sama. "Narima apa ingkang sampun dados panggarisipun Pangeran ingkang Saha Ageng" = menerima apa yang sudah digariskan oleh Tuhan YME, adalah salah satu jalan terbaik untuk sebuah perjalanan indah.
Narima konteksnya lebih ke bersyukur apapun yang terjadi diperjalanan, kadang indah lebih indah dari intan kadang lebih buruk dari kenangan masa lalu. Gowes akan menjadikan anda mengerti, kehidupan yang terkadang terlewatkan oleh kita saat menggunakan transportasi lain. Kita harus menerima itu, apapun itu. Kadang kalian akan melihat lebih dekat bagaimana seorang manusia hidup dibawah kolong jembatan, atau mungkin tiba-tiba kalian mendapat minuman gratis dari pembeli di warung kalian singgahi. Kalian harus siap menerima itu, cerita yang sulit untuk terulang diwaktu yang berbeda.
- Tegen
Tegen dalam Bahasa Jawa juga berarti jejeg. Dalam Bahasa Indonesia ini dapat diartikan tegak dan tidak goyah. Tegen itu kadang berarti juga kalian benar-benar siap untuk bersepeda bukan cuma karena bisa tapi kalian mampu untuk melakukan itu. Tegen biasanya lebih ke kemampuan kalian saat melewati rintangan tak terduga. Misal saat kalian lewat pembatas sawah, atau pinggiran irigasi yang terkadang membuat mereka yang tidak tegen bakal jatuh. Mungkin tegen adalah tingkatan menggunakan sepeda dari pemula hingga mahir.
![]() |
| Se-safety mungkin |
- Ingsun
Ingsun adalah niat, untuk apa perjalanan kita, untuk apa kita berlelah diri, untuk apa kita meninggalkan satu tempat menuju tempat lainnya? ini adalah ingsun. Niat awal akan mempengaruhi sebuah perjalanan, misalkan kalian memiliki rencana touring dari Jakarta ke Semarang yang kurang lebih menempuh waktu 4 hari, ya niatkan kalian "sampai di semarang hari..... jam.... untuk ini...." bagaimana niat kalian akan mempengaruhi perjalanan kalian. jika kalian ragu dengan niat kalian, kalian akan ragu juga dengan perjalanan kalian
- Kuasa
Kita sampai di Cantik yang terakhir yaitu Kuasa. Kuasa adalah kehendak, kehendak siapa? kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Kalian telah melakukan semuanya CANTI tanpa K kalian tak akan mempu mencapai apa yang kalian Ingsunkan. Semua tidak lepas dari kuasa-Nya, dan biasanya goweser merasakan perjalanan spiritual saat melakukan perjalanan jauh.
Sebuah kegiatan bersepeda adalah kegiatan sederhana yang siapapun mampu melakukannya jika dia mau. Saya pernah menonton sebuah video seseorang melakukan perjalanan dengan satu kaki, dan itu membuat saya yakin semua mampu. Tetaplah bersepeda dan jadikan sepedamu menjadi dirimu. Tanpanya engkau hampa, tanpamu dia bukan siapa.
@2017, copyright Jejak Si Dhodhy

